JEJAK-NEWS.COM-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Subsektor Mineral dan Batubara (Minerba) mengerahkan sebanyak 58 personel Tim Tanggap Darurat ke wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kehadiran tim ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah dalam meringankan beban masyarakat yang mengalami musibah serta memastikan keselamatan warga di lokasi pengungsian tetap terjaga.
Sejak tiba di lokasi bencana, puluhan personel yang terdiri dari tenaga medis, ahli struktur bangunan, relawan teknis, serta logistik ini langsung berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Fokus utama penanganan meliputi evakuasi lanjutan, pendirian posko kesehatan darurat, distribusi bantuan logistik berupa bahan pangan dan air bersih, serta asesmen kerusakan infrastruktur vital akibat guncangan gempa.
Koordinator lapangan Tim Tanggap Darurat Subsektor Minerba menyampaikan bahwa kehadiran mereka tidak hanya berfokus pada bantuan material, tetapi juga memberikan dukungan psikososial (trauma healing) bagi anak-anak dan warga yang mengalami syok akibat bencana tersebut. Kehadiran para relawan ini diharapkan mampu mengembalikan asa masyarakat NTT untuk bangkit di tengah situasi yang penuh keterbatasan pascagempa.
Pemerintah daerah bersama unsur gabungan terus mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gempa susulan sambil terus memantau informasi resmi dari instansi berwenang. Sinergi antara pemerintah pusat, aparat keamanan, dan elemen masyarakat terus diperkuat guna mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak.(Yusuf)





