Canada Investment Summit 2026: Menko Airlangga Paparkan Strategi RI Dorong AI dan Ekonomi Digital

JEJAK-NEWS.COM-Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto hadir sebagai salah satu pembicara utama dalam sesi jamuan makan siang (lunch session) di ajang prestisius Canada Investment Summit 2026. Dalam forum internasional tersebut, Menko Airlangga memaparkan secara komprehensif arah strategi kebijakan Indonesia dalam mengoptimalkan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI) serta mengakselerasi pertumbuhan ekonomi digital nasional di tengah dinamika global.

Di hadapan para pemimpin bisnis, investor global, serta pejabat tinggi Kanada, Menko Airlangga menekankan bahwa Indonesia kini berada di garis depan transformasi digital Asia Tenggara. Dengan bonus demografi yang melimpah serta penetrasi internet yang terus meluas, pemerintah berkomitmen untuk menciptakan ekosistem digital yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing tinggi melalui kerangka regulasi yang adaptif.

“Transformasi digital dan adopsi kecerdasan buatan adalah kunci utama bagi lompatan ekonomi Indonesia menuju visi Indonesia Emas. Kami membuka pintu seluas-luasnya bagi kolaborasi internasional, termasuk dengan investor Kanada, untuk bersama-sama membangun infrastruktur digital, pusat data ramah lingkungan, serta pengembangan kapasitas talenta digital,” ujar Menko Airlangga dalam paparannya.

Baca juga: Langkah Strategis Ketahanan Energi Nasional: Pemerintah Targetkan Produksi Bioetanol E20 Berbasis Tebu Rampung dalam Dua Tahun

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa pemerintah terus memperkuat fondasi keamanan siber, perlindungan data pribadi, serta kesiapan regulasi pendukung agar pemanfaatan teknologi AI dapat memberikan dampak positif yang masif bagi sektor produktif seperti pertanian, kesehatan, manufaktur, dan keuangan. Kehadiran Indonesia dalam forum ini sekaligus memperkuat posisi tawar strategis negara dalam rantai pasok teknologi digital global.

Para investor dan partisipan yang hadir menyambut baik paparan tersebut, dengan banyaknya ketertarikan untuk menjajaki peluang kemitraan strategis, khususnya dalam pembiayaan proyek-proyek teknologi hijau dan inovasi digital berbasis AI di Indonesia. Pemerintah optimis sinergi lintas negara ini akan semakin mempercepat pemulihan ekonomi global yang berkelanjutan.(Yusuf)

Baca juga: Menko Airlangga: Penguatan Ekosistem Syariah Jadi Kunci Pemerataan Kesejahteraan Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu