Menko PMK Resmi Buka Halal Summit 2026: Ekosistem Halal Pilar Utama Daya Saing Bangsa

JEJAK-NEWS.COM-Pemerintah terus memperkuat komitmennya dalam menjadikan Indonesia sebagai pusat produsen halal terkemuka di dunia. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) secara resmi membuka acara Halal Summit 2026, menegaskan bahwa penguatan ekosistem halal yang terintegrasi merupakan kunci utama untuk membangun kepercayaan konsumen sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha di kancah global.

Dalam sambutannya, Menko PMK menyampaikan bahwa produk halal kini telah bertransformasi menjadi standar global baru yang tidak hanya diminati oleh masyarakat Muslim, tetapi juga menjadi preferensi universal karena jaminan kualitas, kesehatan, serta kehigienisannya (hygiene). Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor mulai dari standarisasi sertifikasi, rantai pasok (supply chain), hingga pembiayaan syariah harus terus dioptimalkan.

“Penguatan ekosistem halal bukan sekadar urusan administratif sertifikasi semata, melainkan fondasi strategis untuk menghadirkan kepercayaan konsumen yang utuh. Ketika kepercayaan itu terbangun, daya saing pelaku usaha kita, khususnya UMKM, akan melonjak secara signifikan di pasar internasional,” ujar Menko PMK di hadapan para pemangku kepentingan, pelaku industri, dan asosiasi bisnis yang hadir.

Baca juga: Menuju Kedaulatan Energi Nasional, Presiden Prabowo Instruksikan Percepatan Persiapan Biofuel E50 dalam Sidang Paripurna DEN

Gelaran Halal Summit 2026 ini mempertemukan berbagai pilar penting dalam industri halal nasional untuk membahas tantangan dan peluang ke depan, termasuk digitalisasi proses sertifikasi halal dan perluasan pasar ekspor produk makanan, fesyen, farmasi, serta kosmetik halal asal Indonesia.

Pemerintah berharap melalui sinergi yang kuat antara regulator, lembaga pemeriksa, pelaku industri, dan masyarakat, posisi Indonesia tidak hanya menjadi pasar terbesar konsumen produk halal dunia, tetapi juga pemain utama yang menentukan arah perkembangan ekonomi syariah global.(Yusuf)

Baca juga: BPK Bedah Laporan Konsolidasi BPI dan Seluruh BUMN Guna Buru Potensi Fraud

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu