TANGERANG — Jejak News, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang secara resmi memulai intervensi struktural terhadap sengkarut infrastruktur di wilayah barat kota. Mulai siang ini, proyek rekonstruksi skala besar di sepanjang ruas Jalan Iskandar Muda, Kecamatan Neglasari, resmi bergulir sebagai langkah konkret menjawab urgensi mobilitas publik dan pemulihan aksesibilitas ekonomi lokal.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengonfirmasi bahwa proyek ini bukan sekadar pemeliharaan kosmetik. Fokus utama pengerjaan bertumpu pada rekonstruksi total melalui pengecoran struktur jalan (rigid pavement) sepanjang 550 meter yang sebelumnya mengalami degradasi fisik cukup berat.
”Kami telah memulai rekonstruksi Jalan Iskandar Muda. Alat beratnya sudah mulai dikerahkan, proses perbaikan fisiknya juga mulai berjalan tadi siang,” ujar Taufik secara transparan saat memberikan keterangan pers pada Rabu (12/8/2026).
Garis Waktu dan Komitmen Teknis
Secara linimasa, Dinas PUPR mematok target penyelesaian yang terukur. Proyek strategis di kawasan Neglasari ini ditargetkan rampung secara paripurna dalam kurun waktu 1,5 hingga 2 bulan ke depan. Langkah agresif ini merupakan kelanjutan dari komitmen jangka pendek Pemkot Tangerang yang pada pertengahan Juli lalu sempat melakukan pengaspalan ulang bersifat sementara (overlay) guna meminimalisir risiko kecelakaan.
Taufik menegaskan bahwa aspek pengawasan dan ketepatan waktu menjadi prioritas utama sirkulasi kerja di lapangan.
”Kami memastikan proses perbaikan ruas Jalan Iskandar Muda akan berjalan sesuai dengan target yang ditentukan. Ini sudah menjadi bagian dari komitmen untuk mewujudkan infrastruktur yang aman dan nyaman bagi semua lapisan masyarakat,” imbuh Kepala Dinas PUPR tersebut.
Skema Mitigasi dan Jalur Alternatif
Menyadari dampak sosiologis dan potensi kelumpuhan arus logistik akibat penutupan sebagian lajur jalan, Pemkot Tangerang bergerak adaptif dengan merumuskan skema rekayasa lalu lintas yang komprehensif. Fluktuasi volume kendaraan di sekitar titik konstruksi akan diredam melalui pengalihan arus ke beberapa koridor penyangga.
Pihak otoritas secara resmi mengimbau para pengendara untuk menghindari titik akumulasi kepadatan di Jalan Iskandar Muda dan beralih menggunakan rute alternatif yang telah disiapkan, antara lain:
-
- Jalan Bayur
- Jalan Tangga Abu
- Jalan Marsekal Suryadarma
Mewakili jajaran eksekutif kota, Taufik juga menyampaikan permohonan maaf terbuka atas hambatan mobilitas yang dipastikan akan mengganggu kenyamanan pengguna jalan selama masa transisi pembangunan ini.
Reporter: Ananta Fathur
Editor: ARMY
Editor: ARMY





