JEJAK-NEWS.COM-Pemerintah Indonesia secara resmi bermitra dengan tiga negara serumpun, yakni Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura, untuk mengusulkan Tari Zapin sebagai nominasi multinasional Warisan Budaya Takbenda (WBTb) ke UNESCO. Langkah bersama ini menunjukkan komitmen kuat antar-negara kawasan Asia Tenggara dalam melestarikan warisan budaya melayu serta mempererat tali persaudaraan sejarah di tingkat dunia.
Tari Zapin dikenal luas sebagai seni pertunjukan tradisional yang kaya akan nilai estetika, ajaran moral, serta perpaduan akulturasi budaya Islam dan Melayu. Keberadaan tarian ini telah melakar sejarah panjang dan hidup di tengah masyarakat pesisir berbagai wilayah Melayu, termasuk di Sumatra dan Kepulauan Riau, serta menjadi simbol identitas kebudayaan bersama di kawasan perbatasan antar-negara.
Inisiatif pengusulan bersama ini ditempuh guna memperkuat diplomasi kebudayaan sekaligus memastikan pelindungan, pengakuan, dan keberlanjutan tradisi Zapin bagi generasi mendatang. Melalui skema nominasi multinasional, proses pendaftaran ini turut mencerminkan semangat kolaborasi inklusif antar-pemerintah dalam mempromosikan keanekaragaman budaya serta nilai-nilai perdamaian yang dikandungnya.
Baca juga: Kala Sang Surya Tenggelam, Kenangan Abadi Soraya Haque Bersama Mendiang Maestro Guruh Soekarnoputra
Pemerintah optimistis bahwa penetapan Tari Zapin oleh UNESCO kelak tidak hanya akan melambungkan nilai tawar seni tradisi Nusantara di kancah internasional, tetapi juga mendorong kesadaran kolektif masyarakat global akan pentingnya menjaga serta merawat warisan budaya takbenda secara berkelanjutan.(Yusuf)





