JEJAK-NEWS.COM-Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi keluarga serta ketahanan pangan lokal melalui optimalisasi program Kebun Pangan Perempuan. Langkah strategis ini dirancang untuk mendayagunakan peran perempuan di tingkat rumah tangga dan komunitas agar lebih berdaya secara ekonomi sekaligus mandiri dalam pemenuhan gizi keluarga.
Wamen PPPA menyampaikan bahwa pengelolaan kebun pangan berbasis pekarangan dan lahan komunitas tidak hanya berfungsi sebagai penyedia bahan pangan bergizi dan terjangkau, melainkan juga berpotensi menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga. Melalui penjualan hasil panen yang melimpah, anggota kelompok kebun pangan perempuan dapat meningkatkan kesejahteraan finansial rumah tangga secara mandiri.
Kementerian PPPA terus memperkuat koordinasi lintas sektor bersama kementerian teknis, pemerintah daerah, serta organisasi kemasyarakatan guna menyediakan pelatihan budi daya ramah lingkungan, pendampingan kewirausahaan, serta kemudahan akses pemasaran hasil tani. Pendekatan terpadu ini ditujukan untuk membangun ekosistem usaha pangan lokal yang berkelanjutan dan berbasis gender.
Pemerintah optimistis bahwa perluasan cakupan dan penguatan kapasitas Kebun Pangan Perempuan di berbagai daerah akan secara nyata memperkokoh ketahanan ekonomi keluarga, menurunkan angka kerentanan sosial, serta mempercepat percepatan penanganan kemiskinan dan penanganan stunting nasional.(Yusuf)





