JN-Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengawal implementasi Rencana Induk Destinasi Pariwisata Nasional (RIDPN) Raja Ampat untuk periode 2024-2044. Langkah ini bertujuan untuk memastikan pengembangan salah satu destinasi prioritas Indonesia tersebut berjalan secara terukur, berkelanjutan, dan mampu memberikan dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat Papua.
Dalam siaran persnya, Menpar Widiyanti menjelaskan bahwa RIDPN Raja Ampat merupakan dokumen strategis yang akan menjadi kompas pembangunan infrastruktur, fasilitas wisata, hingga pelestarian lingkungan selama dua dekade ke depan. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait menjadi kunci utama agar peta jalan ini tidak sekadar menjadi dokumen di atas kertas, namun terwujud dalam aksi nyata.
Fokus utama dari implementasi ini adalah menjaga keseimbangan antara peningkatan jumlah kunjungan wisatawan berkualitas dengan upaya perlindungan ekosistem maritim yang sensitif. Menpar menekankan bahwa Raja Ampat harus tetap menjadi destinasi eksklusif yang mengedepankan prinsip pariwisata berkelanjutan demi menjaga warisan alam bagi generasi mendatang.
Selain aspek lingkungan, pembangunan dalam 20 tahun ke depan juga akan menyasar pada penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) lokal dan pengembangan produk ekonomi kreatif yang mampu bersaing di pasar internasional.(Yonex)





