JN-Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) kembali menyelenggarakan kegiatan Coaching Clinic guna memberikan asistensi langsung kepada perusahaan pertambangan dalam menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Langkah ini diambil untuk mengatasi berbagai kendala teknis dan administratif yang sering dihadapi pelaku usaha, sekaligus memastikan proses perizinan berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kementerian dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan transparansi di sektor pertambangan. Melalui diskusi interaktif dan bimbingan teknis, Ditjen Minerba berupaya menyinkronkan data perusahaan dengan standar pelaporan nasional, sehingga hambatan dalam proses evaluasi RKAB dapat diminimalisir secara signifikan.
Pemerintah menekankan bahwa penyusunan RKAB yang akurat sangat krusial bagi kepastian investasi dan pengawasan produksi sumber daya alam secara nasional. Dengan terselesaikannya kendala administrasi ini, diharapkan operasional perusahaan tambang dapat berjalan lancar tanpa melanggar aturan teknis maupun lingkungan yang telah ditetapkan oleh negara.
Selain memberikan solusi atas hambatan sistem, coaching clinic ini juga menjadi wadah bagi Ditjen Minerba untuk menyosialisasikan kebijakan terbaru terkait tata kelola minerba. Integrasi data yang lebih baik diharapkan mampu memperkuat pengawasan negara terhadap kekayaan alam serta mengoptimalkan penerimaan negara dari sektor pertambangan.(Yonex)





