JN-Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) melakukan pertemuan strategis dengan jajaran pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) guna memperkuat sinergi dalam menjaga persatuan bangsa. Pertemuan ini difokuskan pada upaya kolaboratif untuk membentengi kedaulatan negara melalui penguatan ideologi dan semangat ukhuwah di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Menhan menekankan bahwa peran ulama sangat krusial sebagai pilar stabilitas nasional, terutama dalam mengedukasi umat mengenai pentingnya menjaga kerukunan dan rasa cinta tanah air. Sinergi ini diharapkan dapat meminimalisir potensi polarisasi dan radikalisme yang dapat mengancam integritas nasional.
Pihak MUI menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah yang berorientasi pada kepentingan nasional. Kedua belah pihak sepakat bahwa pertahanan negara bukan hanya tanggung jawab militer, melainkan merupakan kerja kolektif seluruh elemen bangsa, termasuk lembaga keagamaan.
Baca juga: Simbol Penghormatan Sejarah: Menhan Jepang Kunjungi Museum Perumusan Naskah Proklamasi di Jakarta
Melalui kerja sama ini, diharapkan tercipta lingkungan yang kondusif bagi pembangunan nasional, di mana nilai-nilai keagamaan dan semangat kebangsaan berjalan selaras demi mewujudkan Indonesia yang damai, maju, dan berdaulat.(Yonex)





