JEJAK-NEWS.COM-Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menekankan pentingnya penguatan transparansi dan akuntabilitas Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) agar tetap menjadi lembaga penyalur dana iklim yang kredibel. Dalam pengarahannya, Wamenkeu menegaskan bahwa tata kelola yang profesional menjadi syarat mutlak untuk menjaga kepercayaan publik, pemerintah, maupun donor internasional yang memandat kemitraan pembiayaan hijau di Indonesia.
BPDLH dinilai memiliki posisi kunci sebagai wadah penampung (hub) berbagai sumber pendanaan ekologis, baik dari APBN, hibah luar negeri, maupun mekanisme nilai ekonomi karbon. Oleh sebab itu, Menkeu Suahasil mendorong jajaran BPDLH agar terus menyempurnakan manajemen risiko, mempercepat alokasi pembiayaan tepat sasaran, serta memastikan setiap rupiah yang disalurkan memberikan dampak langsung bagi kelestarian lingkungan dan ketahanan iklim masyarakat.
Kementerian Keuangan berkomitmen memberikan pengawalan ketat terhadap kelembagaan BPDLH melalui standardisasi sistem audit dan integrasi pelaporan keuangan. Penguatan kapasitas internal ini diharapkan mampu menarik lebih banyak investasi hijau serta skema pendanaan inovatif guna mendukung pencapaian target emisi nol bersih (net zero emission) Indonesia.
Baca juga: Wamen PPPA Dorong Pengembangan Kebun Pangan Perempuan dalam Program GEF SGP Indonesia OP8
Pemerintah optimistis bahwa dengan kredibilitas institusi yang makin solid, BPDLH akan menjadi pilar utama dalam mengakselerasi program keberlanjutan lingkungan, perlindungan hutan, serta transisi menuju ekonomi hijau yang inklusif di tanah air.(Yusuf)





