JEJAK-NEWS.COM-Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) mendorong optimalisasi peran perempuan melalui pengembangan program kebun pangan berbasis komunitas. Dorongan tersebut disampaikan dalam peluncuran dan penandatanganan kerja sama program Global Environment Facility Small Grants Programme (GEF SGP) Indonesia Operasional Tahap ke-8 (OP8).
Wamen PPPA menekankan bahwa keterlibatan perempuan dalam pengelolaan kebun pangan lokal memiliki peran strategis untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus menjaga kelestarian lingkungan hidup. Menurutnya, program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas ekonomi dan keterampilannya, tetapi juga memberikan ruang bagi perempuan untuk berperan aktif dalam pengambilan keputusan terkait pengelolaan sumber daya alam di wilayahnya.
Inisiatif GEF SGP Indonesia OP8 dirancang untuk mendukung proyek-proyek berbasis masyarakat yang berfokus pada konservasi keanekaragaman hayati, mitigasi perubahan iklim, dan penanggulangan degradasi lahan. Melalui integrasi perspektif gender, program ini diharapkan mampu menciptakan model pemberdayaan yang inklusif dan memberikan manfaat langsung bagi peningkatan kesejahteraan kelompok perempuan di tingkat tapak.
Pemerintah optimistis bahwa penguatan kepemimpinan perempuan dalam pengelolaan kebun pangan berbasis komunitas akan memperkokoh ketahanan pangan daerah, mendorong adaptasi perubahan iklim di tingkat lokal, serta mempercepat pencapaian target pembangunan yang berkeadilan gender di seluruh Indonesia.(Yusuf)





