JN-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia berkolaborasi dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) meluncurkan program jangkauan masyarakat terpadu bernama CKG (Cegah, Kenali, Gapai) Komunitas. Program ini difokuskan untuk memberikan edukasi kesehatan jiwa serta pencegahan bunuh diri bagi ribuan mitra driver Gojek di 17 kota di Indonesia.
Inisiatif ini lahir sebagai respons atas pentingnya menjaga kesehatan mental (mental health) para pekerja informal di sektor transportasi daring, yang setiap harinya menghadapi dinamika dan tekanan tinggi di jalanan.
Melalui gerakan CKG Komunitas, para mitra pengemudi dibekali pemahaman mendalam mengenai tiga pilar utama kesehatan jiwa:
Baca juga: Kemenkes Perketat Pintu Masuk Negara Usai WHO Tetapkan Status Darurat Global Terkait Wabah Ebola
-
Cegah: Membangun benteng kesehatan mental yang kuat di lingkungan keluarga dan komunitas kerja.
-
Kenali: Mengidentifikasi tanda-tanda stres, depresi, atau perubahan perilaku pada diri sendiri maupun rekan sesama driver.
-
Gapai: Mengetahui ke mana harus melangkah untuk menggapai bantuan profesional atau layanan psikologis terdekat jika dibutuhkan.
Baca juga: WHO Tetapkan Ebola Sebagai PHEIC: Kemenkes RI Perketat Pintu Masuk Negara dan Minta Warga Waspada
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular/Kesehatan Jiwa Kemenkes RI menyampaikan, kolaborasi dengan platform digital seperti GoTo sangat strategis. Struktur komunitas mitra driver yang solid dan tersebar luas dinilai efektif menjadi agen perubahan (agent of change) untuk saling menjaga dan memutus stigma negatif terkait isu kesehatan mental di masyarakat.
Sementara itu, pihak GoTo menegaskan komitmennya bahwa kesejahteraan mitra tidak hanya diukur dari aspek finansial semata, melainkan juga kenyamanan dan keselamatan psikologis saat bekerja. Program edukasi tatap muka serta penyediaan materi digital ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, suportif, dan tangguh di 17 kota operasional utama.(Yonex)





