JEJAK-NEWS.COM-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan silaturahim dari pimpinan dan jajaran pengurus Pondok Modern Darussalam Gontor di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Dalam pertemuan yang penuh khidmat dan kehangatan tersebut, Kepala Negara secara resmi menerima cinderamata berupa Mushaf Al-Qur’an cetakan khusus Gontor serta buku monumental berjudul “Gontor untuk Indonesia”.
Pertemuan strategis ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan lembaga pendidikan Islam dalam memajukan peradaban bangsa. Pimpinan Pondok Modern Gontor menyampaikan bahwa penyerahan mushaf dan buku tersebut merupakan simbol kontribusi nyata kaum santri, ulama, dan lembaga pesantren dalam merawat nilai-nilai kebangsaan, moderasi beragama, serta pembangunan karakter manusia Indonesia seutuhnya.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyambut baik kunjungan serta cinderamata yang diberikan. Presiden mengapresiasi peran historis dan strategis Pondok Modern Gontor yang selama puluhan tahun konsisten mencetak generasi muda berakhlak mulia, cerdas, serta memiliki nasionalisme yang tinggi. Menurut Presiden, pendidikan berbasis pesantren memiliki fondasi yang sangat kuat dalam menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Baca juga: MagangHub Batch 2 Angkatan II Masuki Tahap Seleksi, Hasil Diumumkan 18 September
Buku “Gontor untuk Indonesia” sendiri merangkum perjalanan panjang serta rekam jejak pengabdian para alumni dan lembaga Gontor dalam berbagai sektor kehidupan berbangsa, mulai dari pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga pertahanan moral bangsa. Kehadiran buku ini diharapkan mampu memberikan inspirasi luas bagi generasi muda tentang arti penting pengabdian tanpa batas untuk tanah air.
Melalui pertemuan ini, pemerintah berharap sinergi dengan dunia pesantren terus terjalin erat, khususnya dalam menghadapi tantangan global di bidang pendidikan moral, pengentasan kebodohan, dan penguatan kerukunan umat beragama demi tercapainya cita-cita Indonesia Maju.(Yusuf)
Baca juga: Langkah Humanis Maesyal Rasyid Gandeng FKDT Benteng Mental Remaja dari Arus Digital





