JEJAK-NEWS.COM-Perayaan satu dekade penyelenggaraan Indonesia Comic Con (ICC) menandai tonggak sejarah penting bagi konsistensi ekosistem budaya pop (pop culture) di Tanah Air. Ajang festival kreatif berskala besar ini dinilai bukan lagi sekadar ruang berkumpulnya para penggemar komik, gim, film, mainan, dan cosplay, tetapi telah transformatif menjadi salah satu pilar strategis penggerak ekonomi kreatif nasional yang berdaya saing tinggi.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) mengungkapkan bahwa konsistensi Indonesia Comic Con selama sepuluh tahun terakhir mencerminkan pertumbuhan industri kreatif yang sangat dinamis. Sektor budaya pop terbukti mampu membuka ruang luas bagi lahirnya talenta-talenta lokal berbakat, mulai dari kreator Kekayaan Intelektual (Intellectual Property / IP) lokal, pengembang gim, animator, hingga perajin merchandise independen. Kehadiran karya-karya lokal di tengah gempuran produk global menunjukkan bahwa kreator Indonesia memiliki kapasitas besar untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pemain utama di pasar domestik maupun internasional.
Pemerintah berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh terhadap penguatan ekosistem ekonomi kreatif melalui fasilitasi regulasi, perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI), serta pembukaan akses pasar yang lebih luas bagi para pelaku industri kreatif. Melalui momentum satu dekade ini, sinergi antara komunitas, kreator, industri, dan pemerintah diharapkan semakin solid. Langkah strategis tersebut diyakini mampu menjadikan sektor budaya pop sebagai salah satu motor penopang pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif, kreatif, dan berkelanjutan di masa depan.(Yusuf)
Baca juga: Empat Shio Diprediksi Temukan Solusi Jangka Panjang pada Rabu, 5 Agustus 2026





