JEJAK-NEWS.COM-Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia bersiap merilis karya dokumentasi strategis berupa buku berjudul “Wajah Baru Haji”. Peluncuran buku ini menjadi penanda konkret dari potret keberhasilan perombakan total dan transformasi digital dalam sistem penyelenggaraan serta pelayanan jemaah haji tanah air sepanjang tahun 2026.
Buku “Wajah Baru Haji” merangkum secara mendalam komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan yang responsif, transparan, dan humanis. Berbagai inovasi unggulan disorot dalam karya ini, mulai dari digitalisasi sistem integrasi pendaftaran, perbaikan manajemen katering dan akomodasi di Tanah Suci, peningkatan aspek perlindungan medis, hingga transparansi tata kelola kuota dan transportasi jemaah.
Pihak Kemenhaj menyampaikan bahwa dokumentasi ini tidak hanya berfungsi sebagai catatan sejarah kinerja pemerintah, tetapi juga sebagai bahan evaluasi dan standar acuan (benchmark) bagi perbaikan penyelenggaraan ibadah haji di tahun-tahun mendatang. Transformasi yang dijalankan berhasil memangkas berbagai kendala birokrasi serta meningkatkan indeks kepuasan jemaah secara signifikan.
Baca juga: Perpanjangan Izin Makam di Kota Tangerang Kini Daring dan Bebas Biaya Retribusi
Pemerintah menegaskan bahwa penguatan kualitas pelayanan ibadah haji akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Melalui kehadiran buku ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh gambaran utuh mengenai upaya komprehensif negara dalam menjaga keamanan, kenyamanan, dan kekhusyukan seluruh jemaah Indonesia saat menunaikan rukun Islam kelima.(Yusuf)




