Pemberian Obat Pencegahan TBC di DKI Jakarta Meningkat Lima Kali Lipat, Komitmen Tekan Penularan Penyakit

JEJAK-NEWS.COM-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan mencatatkan lonjakan signifikan dalam program penanggulangan Tuberkulosis (TBC). Pemberian Obat Pencegahan TBC (OPT) dilaporkan mengalami peningkatan hingga lima kali lipat dibandingkan periode sebelumnya. Keberhasilan ini merupakan hasil dari masifnya pelacakan kontak erat (contact tracing) di lingkungan keluarga dan komunitas, serta penguatan edukasi layanan kesehatan primer di seluruh wilayah administrasi Jakarta.

Dalam keterangannya, peningkatan cakupan pemberian pencegahan ini sangat krusial untuk memastikan orang yang telah terpapar atau berisiko tinggi tertular kuman TBC tidak berkembang menjadi sakit TBC aktif. Langkah preventif tersebut dinilai jauh lebih efektif dalam menekan angka kesakitan sekaligus menghentikan laju penularan di tengah padatnya permukiman perkotaan. Dinas Kesehatan terus mengoptimalkan peran kader kesehatan kelurahan untuk mendampingi pasien serta memastikan keteraturan minum obat pencegahan hingga tuntas.

Pemerintah pusat melalui kementerian terkait memberikan apresiasi atas langkah proaktif Pemprov DKI Jakarta dalam mengintegrasikan layanan pencegahan TBC ke dalam fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama (FKTP) seperti puskesmas dan klinik pratama. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menjadi teladan bagi daerah lain dalam mencapai target eliminasi TBC nasional.

Baca juga: Menkes Tegaskan Perluasan Akses Layanan Kesehatan Harus Diiringi Peningkatan Kompetensi Tenaga Kesehatan

Masyarakat diimbau untuk tidak ragu memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala batuk berkepanjangan atau memiliki riwayat kontak erat dengan pasien TBC. Dengan deteksi dini dan intervensi pencegahan yang tepat, upaya mewujudkan Indonesia bebas TBC pada masa mendatang dapat tercapai secara optimal.(Yusuf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu