JEJAK-NEWS.COM-Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Nurkholisoh melaksanakan peninjauan lapangan guna mengevaluasi kesiapan operasional dan kualitas pelayanan kepabeanan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, serta Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Kunjungan kerja ini difokuskan untuk memastikan efisiensi proses arus barang (dwelling time), penguatan pengawasan perbatasan terhadap potensi pelanggaran hukum perdagangan, serta optimalisasi digitalisasi layanan logistik nasional.
Dalam peninjauannya di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Tanjung Priok, Wamenkeu Nurkholisoh memantau langsung proses pemeriksaan fisik barang terpadu, pemanfaatan sistem pemindai (x-ray) kontainer, serta integrasi sistem penjaluran otomatis berbasis manajemen risiko. Pihaknya berdialog langsung dengan para petugas pemeriksa dan pengguna jasa guna mendengar secara langsung kendala teknis di lapangan serta memastikan kecepatan layanan tanpa mengabaikan aspek pengawasan penerimaan negara.
Melanjutkan agenda tersebut, Wamenkeu juga menyambangi Kantor Pusat Bea Cukai untuk memonitor pusat komando pengawasan nasional (National Logistics Ecosystem / NLE) dan evaluasi kinerja penerimaan bea masuk serta cukai. Dalam pengarahannya, Wamenkeu menekankan pentingnya integritas tinggi, transparansi pelayanan, serta percepatan simplifikasi proses bisnis guna mendongkrak daya saing logistik Indonesia di kancah global.
Pemerintah terus berkomitmen untuk memperkuat reformasi di sektor kepabeanan dan cukai melalui modernisasi sistem teknologi informasi dan penguatan pengawasan kolaboratif bersama instansi terkait. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif, memangkas biaya logistik nasional, serta memberikan kepastian hukum bagi seluruh pelaku industri dan perdagangan.(Yusuf)





