Tangerang —JEJAK-NEWS.COM, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang secara konsisten terus memperkuat pilar kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman bencana. Langkah preventif tersebut diwujudkan secara nyata melalui penyelenggaraan kegiatan sosialisasi serta simulasi penanganan bahaya kebakaran yang menyasar kalangan pelajar di SMKN 6 Tangerang pada Kamis, 24 September 2026. Sebanyak 120 siswa terlibat aktif dan menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyerap materi mitigasi kedaruratan ini.
Program edukasi dirancang secara komprehensif untuk membekali generasi muda dengan landasan teori dan keterampilan praktis. Penguasaan aspek tersebut dinilai krusial agar para siswa mampu merespons situasi darurat kebakaran secara taktis, baik saat berada di area sekolah maupun di kawasan pemukiman tempat tinggal mereka.
Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menegaskan bahwa penanaman pemahaman mengenai pencegahan dan penanganan awal kebakaran merupakan investasi penting bagi keselamatan publik. Pelajar dipandang memiliki kapasitas vital sebagai penggerak massa yang mampu bertindak bijak tanpa kepanikan saat krisis terjadi.
“Edukasi kebencanaan di lingkungan sekolah sangat krusial. Kami ingin para siswa tidak hanya siap menyelamatkan diri sendiri saat terjadi keadaan darurat, tetapi juga memiliki keterampilan dasar untuk membantu lingkungan sekitar dan mencegah potensi bahaya kebakaran,” ujar Mahdiar di sela-sela kegiatan.
Selama sesi pelatihan, tim instruktur teruji dari BPBD Kota Tangerang memaparkan materi langsung mengenai identifikasi pemicu utama kebakaran, prosedur evakuasi mandiri yang aman, hingga teknik melokalisasi api. Aspek praktis menjadi poin utama simulasi, di mana para pelajar diajak melakukan simulasi langsung memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) modern serta teknik konvensional menggunakan media kain atau karung basah.
Mahdiar menambahkan bahwa program pemahaman kebencanaan ini akan terus dijalankan secara berkala dan berkelanjutan di berbagai instansi pendidikan di seluruh wilayah Kota Tangerang. Target jangka panjang dari otoritas penanggulangan bencana adalah membentuk ekosistem sekolah yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga memiliki ketahanan tinggi serta tanggap bencana.
Melalui pembekalan intensif ini, 120 siswa SMKN 6 Tangerang diharapkan mampu memikul peran baru sebagai pelopor keselamatan (safety agent) yang menyebarluaskan pengetahuan mitigasi kepada keluarga dan masyarakat luas.
Reporter: Edi Sholeh | Editor: Ismail Saleh





