JEJAK-NEWS.COM-Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk secara tegas mendorong percepatan transformasi menyeluruh di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam berbagai kesempatan kunjungan kerja dan arahannya, ia menekankan bahwa inovasi birokrasi serta kreativitas tata kelola pemerintahan merupakan kunci utama bagi daerah dalam menggali, mengoptimalkan, dan mengelola berbagai potensi kekayaan lokal secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.
NTT dikenal sebagai wilayah yang menyimpan potensi luar biasa di berbagai sektor, mulai dari pariwisata berkelas dunia, sektor kelautan dan perikanan, pertanian lahan kering, hingga kerajinan tenun ikat tradisional yang bernilai ekonomi tinggi. Namun, untuk mengubah potensi tersebut menjadi sumber kesejahteraan nyata, Wamendagri menilai pemerintah daerah harus keluar dari zona nyaman dengan menghadirkan terobosan-terobosan baru. Transformasi digital dalam pelayanan publik, efisiensi anggaran, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara (ASN) menjadi pilar-pilar penting yang harus segera diperkuat.
Lebih lanjut, Ribka Haluk juga menyoroti pentingnya sinergi yang harmonis antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, hingga jajaran pemerintah desa di seluruh daratan NTT. Kolaborasi erat ini diperlukan guna memastikan setiap program pembangunan daerah berjalan tepat sasaran, inklusif, serta mampu menjawab tantangan-tantangan krusial seperti pengentasan kemiskinan ekstrem dan peningkatan akses layanan dasar. Pemerintah pusat, melalui Kementerian Dalam Negeri, berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan, pengawasan, serta dukungan penuh terhadap kebijakan inovatif yang digagas oleh pemerintah daerah di bumi Flobamora.(Yusuf)
Baca juga: Dukung Reformasi Birokrasi, Kementerian PANRB Siap Kawal Transformasi Pengadaan Barang dan Jasa LKPP





