JN-Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta mencatatkan sejarah baru sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) pertama di Indonesia yang resmi terregistrasi dalam Sistem Registri Nasional (SRN) Pengendalian Perubahan Iklim. Langkah ini menegaskan komitmen kampus dalam mendukung target pemerintah menurunkan emisi gas rumah kaca.
Melalui pendaftaran ini, setiap aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang dilakukan di lingkungan kampus—mulai dari pengelolaan sampah, efisiensi energi, hingga penghijauan—kini tercatat secara sistematis dan diakui secara nasional. Hal ini membuktikan bahwa institusi pendidikan berbasis agama mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian bumi.
“Kami ingin menunjukkan bahwa nilai-nilai keislaman sejalan dengan upaya penyelamatan lingkungan. Terdaftar di SRN adalah langkah awal bagi UIN Surakarta untuk berkontribusi lebih nyata dalam menghadapi krisis iklim global,” ujar Rektor UIN Surakarta dalam acara peresmian status tersebut.
Pencapaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi PTKIN lainnya untuk turut serta dalam gerakan transisi energi dan pelestarian lingkungan. UIN Surakarta kini tidak hanya menjadi pusat keunggulan akademik, tetapi juga model percontohan bagi pengembangan Green Campus yang berkelanjutan di Indonesia.(Yonex)








