JN-Di sela-sela agenda kunjungan kerjanya yang padat di Jawa Timur, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyempatkan diri untuk melakukan ziarah ke makam mendiang Marsinah di Kabupaten Nganjuk. Prosesi ziarah yang berlangsung secara khidmat dan penuh makna ini menjadi simbol nyata dari rasa takzim dan penghormatan tinggi negara terhadap konsistensi perjuangan sang pahlawan buruh semasa hidupnya.
Setibanya di lokasi punden makam, Presiden Prabowo yang didampingi oleh sejumlah pejabat jajaran kementerian dan tokoh serikat pekerja tampak langsung memanjatkan doa bersama secara khidmat. Suasana haru menyelimuti area pemakaman saat Kepala Negara melakukan prosesi tabur bunga di atas pusara Marsinah, sosok buruh perempuan yang keberaniannya telah menginspirasi gerakan penegakan hak-hak pekerja di seluruh penjuru tanah air.
Presiden Prabowo menyampaikan bahwa ziarah ini bukan sekadar pemenuhan agenda protokoler, melainkan sebuah refleksi batin untuk terus menyalakan api perjuangan keadilan sosial di Indonesia. Menurutnya, pengorbanan Marsinah merupakan catatan sejarah penting yang akan selalu mengingatkan pemerintah untuk tetap berdiri kokoh membela hak, martabat, dan kesejahteraan kaum pekerja prasejahtera.
Kehadiran orang nomor satu di Indonesia di makam Marsinah ini menuai apresiasi mendalam dari pihak keluarga almarhumah serta ratusan warga sekitar yang ikut menyaksikan jalannya ziarah. Momentum ini dinilai menegaskan kembali komitmen kabinet pemerintahan Presiden Prabowo dalam menjaga keseimbangan regulasi yang berpihak pada keadilan bagi para buruh di sektor industri nasional.(Yonex)





