PUPR Kota Tangerang

Eid Mubarak Jakarta, Rhythm of Fountain

Happy Eid Mubarak
Semarak Idul Fitri 1447 H di jakarta (pemprov DKI)

JAKARTA, Jejak News-Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghadirkan suasana baru dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dengan menyelenggarakan Car Free Night di sepanjang Jalan MH Thamrin hingga Jalan Sudirman pada Jumat (20/03/2026). Inisiatif ini bertujuan menciptakan ruang publik yang lebih ramah sekaligus mempererat kebersamaan warga di malam kemenangan.

Mengusung tema besar “Eid Mubarak Jakarta: Rhythm of Fountain”, kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) akan menjadi pusat kemeriahan mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB. Rangkaian acara spektakuler telah disiapkan, mulai dari Rampak Bedug, Festival 1.000 Bedug, hingga pawai obor yang melibatkan 5.000 peserta. Tidak hanya itu, warga akan dimanjakan dengan atraksi visual modern seperti dancing fountain, lighting show, laser show, dan flying LED show.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa kebijakan ini adalah bagian dari inovasi program “Mudik ke Jakarta” untuk memberikan pengalaman religi yang inklusif dan hangat bagi warga Ibu Kota maupun pendatang.

Baca juga: Hadiri Knowledge Management Award 2025, Gubernur Pramono Dukung Penguatan Identitas dan Karakter ASN Jakarta

“Saya sudah menyetujui kegiatan malam itu mulai pukul delapan sampai sepuluh malam, kita adakan acara yang disebut dengan Car Free Night. Ini adalah terobosan agar warga bisa menikmati malam takbiran dengan suasana yang lebih terbuka,” ujar Gubernur Pramono di Balai Kota Jakarta.

Guna menjaga kenyamanan dan keamanan pengunjung, Pemprov DKI memberlakukan rekayasa lalu lintas ketat di mana kendaraan pribadi tidak diizinkan melintasi jalur tersebut selama acara berlangsung. Meski demikian, akses transportasi publik tetap dijamin kekuatannya.

“Tidak diizinkan kendaraan pribadi untuk masuk, tetapi Transjakarta tetap beroperasi sehingga masyarakat tetap bisa beraktivitas dan menikmati seluruh rangkaian acara dengan nyaman,” jelasnya.

Baca juga: Wamenpora Taufik Dukung Milo Activ Indonesia Race Jakarta Jadi Ajang Memasyarakatkan Olahraga

Sisi religius malam takbiran juga akan diperkuat dengan tausiyah oleh Ustadz Akri serta penampilan spesial dari musisi religi legendaris, Hadad Alwi. Melalui momentum ini, Pemprov DKI mengajak seluruh warga untuk merayakan malam takbiran dengan tertib, menjaga kebersihan, dan memperkuat rasa persaudaraan di tengah keberagaman Jakarta.

, kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) akan menjadi pusat kemeriahan mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB. Rangkaian acara spektakuler telah disiapkan, mulai dari Rampak Bedug, Festival 1.000 Bedug, hingga pawai obor yang melibatkan 5.000 peserta. Tidak hanya itu, warga akan dimanjakan dengan atraksi visual modern seperti dancing fountain, lighting show, laser show, dan flying LED show.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa kebijakan ini adalah bagian dari inovasi program “Mudik ke Jakarta” untuk memberikan pengalaman religi yang inklusif dan hangat bagi warga Ibu Kota maupun pendatang.

“Saya sudah menyetujui kegiatan malam itu mulai pukul delapan sampai sepuluh malam, kita adakan acara yang disebut dengan Car Free Night. Ini adalah terobosan agar warga bisa menikmati malam takbiran dengan suasana yang lebih terbuka,” ujar Gubernur Pramono di Balai Kota Jakarta.

Guna menjaga kenyamanan dan keamanan pengunjung, Pemprov DKI memberlakukan rekayasa lalu lintas ketat di mana kendaraan pribadi tidak diizinkan melintasi jalur tersebut selama acara berlangsung. Meski demikian, akses transportasi publik tetap dijamin kekuatannya.

“Tidak diizinkan kendaraan pribadi untuk masuk, tetapi Transjakarta tetap beroperasi sehingga masyarakat tetap bisa beraktivitas dan menikmati seluruh rangkaian acara dengan nyaman,” jelasnya.

Sisi religius malam takbiran juga akan diperkuat dengan tausiyah oleh Ustadz Akri serta penampilan spesial dari musisi religi legendaris, Hadad Alwi. Melalui momentum ini, Pemprov DKI mengajak seluruh warga untuk merayakan malam takbiran dengan tertib, menjaga kebersihan, dan memperkuat rasa persaudaraan di tengah keberagaman Jakarta.(Inka Indrianiska)

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu