JEJAK-NEWS.COM-Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) secara resmi meluncurkan panduan komprehensif bagi keluarga di era digital. Menanggapi inisiatif global tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia menyatakan komitmen kuatnya untuk mendorong penguatan literasi media dan digital di kalangan anak-anak serta lingkungan keluarga secara nasional.
Dalam keterangannya, pihak Kemendikdasmen menyampaikan bahwa panduan dari UNESCO ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam membekali para pendidik dan orang tua agar lebih bijak mendampingi anak-anak berinteraksi dengan teknologi informasi. Di tengah masifnya arus informasi dan konten digital saat ini, kemampuan berpikir kritis (critical thinking) menjadi perisai utama agar anak-anak tidak mudah terpapar informasi palsu, perundungan siber (cyberbullying), maupun kecanduan gawai.
Pemerintah terus mengintegrasikan pendidikan literasi digital ke dalam ekosistem satuan pendidikan melalui kolaborasi erat antara sekolah dan orang tua di rumah. Pendampingan yang tepat dari keluarga dinilai krusial untuk mengarahkan anak-anak memanfaatkan teknologi secara positif, kreatif, serta produktif demi mendukung proses pembelajaran dan pengembangan diri mereka.
Baca juga: Berkat Persiapan Matang, Murid SMA Negeri 1 Arso Tampil Percaya Diri Hadapi Tes Kemampuan Akademik
Kemendikdasmen mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para orang tua dan guru, untuk memanfaatkan panduan internasional tersebut sebagai acuan dalam membangun komunikasi yang sehat terkait penggunaan gawai di rumah. Dengan literasi media yang mumpuni, generasi muda Indonesia diharapkan tumbuh menjadi warga digital yang cerdas, beretika, dan berdaya saing global.(Yusuf)




