JEJAK-NEWS.COM-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia mengungkapkan fakta yang cukup mengkhawatirkan terkait kesehatan gigi anak-anak di tanah air. Berdasarkan data dari program Cek Kesehatan Gratis (CKG), tercatat sebanyak 41% atau sekitar 4 dari 10 anak sekolah di Indonesia mengalami masalah karies atau gigi berlubang.
Wakil Menteri Kesehatan Prof. Dante Saksono Harbuwono menyampaikan bahwa masalah gigi berlubang mendominasi temuan kesehatan pada anak sekolah. Padahal, kesehatan gigi dan mulut bukan hanya berkaitan dengan estetika atau fungsi mengunyah saja, melainkan memegang peranan krusial bagi kesehatan sistemik tubuh secara keseluruhan, termasuk kaitannya dengan risiko penyakit jantung.
“Intervensi kesehatan gigi yang paling tepat adalah melalui upaya promotif dan preventif, bukan menunggu sakit baru kemudian diobati,” ujar Wamenkes Dante.
Baca juga: MagangHub Batch 2 Angkatan II Masuki Tahap Seleksi, Hasil Diumumkan 18 September
Sebagai langkah penanganan dan pencegahan jangka panjang, Kemenkes memasukkan pemeriksaan gigi sebagai salah satu prioritas utama dalam program Cek Kesehatan Gratis bagi anak sekolah. Pemerintah mendorong agar pemeriksaan gigi tidak dilakukan saat anak sudah mengeluh sakit, melainkan secara rutin setiap enam bulan sekali.
Selain itu, Kemenkes memperkuat peran institusi pendidikan melalui Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Sekolah didorong untuk mengajarkan kebiasaan dasar yang benar, seperti waktu menyikat gigi yang tepat (yakni setelah sarapan pagi dan sebelum tidur malam), memilih makanan yang ramah gigi, serta membiasakan penggunaan pasta gigi berfluoride.
Inovasi unik juga disiapkan Kemenkes melalui pelibatan siswa di sekolah sebagai “Detektif Gigi Berlubang”. Melalui modul kurikulum khusus dari Kemenkes, para siswa dilatih untuk mengenali tanda-tanda gigi berlubang pada teman sebayanya agar bisa segera dilaporkan kepada guru dan mendapatkan rujukan penanganan dini ke Puskesmas terdekat.(Yusuf)
Baca juga: Langkah Humanis Maesyal Rasyid Gandeng FKDT Benteng Mental Remaja dari Arus Digital





