JN-Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) melakukan kunjungan kerja ke Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI di Sentul, Bogor, guna memimpin rapat koordinasi strategis terkait misi pemeliharaan perdamaian dunia. Dalam arahannya, Menko Polkam menekankan bahwa keselamatan prajurit di medan tugas internasional sangat bergantung pada tingginya disiplin dan kualitas latihan yang dijalani sebelum penempatan.
Menko Polkam menggarisbawahi bahwa Indonesia memiliki reputasi gemilang sebagai salah satu kontributor pasukan perdamaian terbesar di bawah bendera PBB. Namun, tantangan di wilayah konflik yang semakin dinamis menuntut kesiapan fisik, mental, dan penguasaan taktis yang jauh lebih matang.
“Keselamatan prajurit adalah prioritas utama. Hal itu tidak bisa didapatkan secara instan, melainkan melalui disiplin yang ketat dan latihan yang berkualitas. Setiap prajurit harus memiliki naluri tempur dan diplomasi yang seimbang saat berada di daerah misi,” tegas Menko Polkam di hadapan para instruktur dan calon pasukan perdamaian.
Rapat ini juga membahas mengenai pembaruan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan dukungan logistik yang akan digunakan oleh Satuan Tugas (Satgas) TNI di berbagai negara misi. Menko Polkam menginstruksikan agar setiap standar operasional prosedur (SOP) dipertajam guna meminimalisir risiko jatuhnya korban selama menjalankan tugas mulia menjaga perdamaian dunia.(Yonex)





