JEJAK-NEWS.COM-Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja mendadak guna meninjau kesiapan operasional serta kondisi sarana prasarana Batalyon Infanteri Penyangga Daerah Rawan (Yonif TP) 930/Toda Tebi di Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan satuan TNI AD dalam menjaga stabilitas pertahanan, integritas wilayah, serta keamanan di kawasan terluar Indonesia.
Dalam pengarahannya di hadapan ratusan prajurit, Menhan Sjafrie memberikan motivasi moral mendalam serta menegaskan pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan dalam setiap tugas operasional. Menhan menyampaikan bahwa para prajurit yang bertugas di Tanah Sumba merupakan representasi nyata dari persatuan bangsa yang memegang teguh semangat kesatuan tanpa membeda-bedakan latar belakang suku, agama, maupun daerah asal.
Menhan Sjafrie juga menekankan bahwa keberadaan Yonif TP 930/Toda Tebi tidak hanya berfungsi sebagai garda terdepan penegak kedaulatan negara dari potensi ancaman, melainkan juga harus menjadi pelindung dan pengayom masyarakat lokal. Sinergi manunggal antara prajurit TNI dan rakyat Sumba dinilai sebagai fondasi utama dalam menciptakan ruang ketahanan nasional yang solid, kondusif, serta berkelanjutan.
Dalam peninjauan tersebut, Kementerian Pertahanan berkomitmen untuk terus meningkatkan modernisasi alutsista, pemenuhan kelengkapan perorangan, hingga perbaikan sarana pemukiman dan kesejahteraan prajurit di wilayah penugasan strategis. Menhan mengapresiasi dedikasi tinggi para prajurit yang mengabdi penuh disiplin di garis terdepan pertahanan Pulau Sumba.(Yusuf)





