JN-Keluarga Besar Umat Kristiani (Protestan) di lingkungan Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyelenggarakan Ibadah dan Perayaan Paskah Tahun 2026. Kegiatan yang dihadiri oleh pejabat eselon, personel TNI, serta ASN Kemhan ini mengusung tema penguatan iman yang diwujudkan melalui peningkatan kinerja serta kepedulian nyata terhadap sesama.
Perayaan ini ditekankan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan menjadi momentum refleksi bagi seluruh pegawai untuk meningkatkan dedikasi dalam menjalankan tugas negara. Semangat Paskah diharapkan mampu memotivasi personel Kemhan untuk bekerja dengan penuh integritas, kejujuran, dan loyalitas yang tinggi bagi kedaulatan NKRI.
“Melalui peringatan Paskah ini, kita diajak untuk kembali menghayati nilai-nilai pengorbanan dan kebangkitan. Hal ini harus diimplementasikan dalam pengabdian kita sehari-hari di Kementerian Pertahanan, baik dalam kedisiplinan bekerja maupun dalam membangun hubungan yang harmonis antar rekan sejawat,” ujar pimpinan kegiatan dalam sambutannya di Jakarta, Rabu (08/04/2026).
Baca juga: Respon PP Tunas: Kemenag Masifkan Program Literasi Digital di Madrasah dan Pesantren
Selain prosesi ibadah, perayaan Paskah di Kemhan kali ini juga diwarnai dengan aksi kepedulian sosial. Penyerahan bantuan tali asih diberikan kepada panti asuhan dan keluarga pegawai yang membutuhkan sebagai bentuk solidaritas sosial. Langkah ini sejalan dengan arahan pimpinan Kemhan agar setiap kegiatan hari besar keagamaan memberikan dampak positif langsung bagi lingkungan sosial sekitar.
Dengan semangat kebangkitan Paskah, diharapkan seluruh umat Protestan di Kemhan dapat terus berkontribusi aktif dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, inklusif, dan penuh semangat gotong royong, demi mendukung tercapainya visi pertahanan negara yang tangguh.(Yonex)
Baca juga: Sikap Tegas Kemenag: Dukung Penuh Proses Hukum Bagi Pelaku Kekerasan Terhadap Anak







