JN-Menteri Republik Indonesia, Dody Hanggodo, melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Langkah proaktif ini diambil untuk memastikan bahwa proyek infrastruktur pendidikan penunjang pemulihan wilayah tersebut berjalan sesuai target, transparan, dan akuntabel dari hulu hingga ke hilir.
Dalam peninjauan tersebut, Menteri Dody menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang terlibat aktif di lapangan. Kehadiran personel militer dinilai menjadi motor penggerak utama dalam mempercepat proses konstruksi fisik di daerah tapak, sekaligus merefleksikan kuatnya sinergi gotong royong antara instansi sipil dan militer demi kepentingan masyarakat arus bawah.
Pemerintah berkomitmen penuh untuk mengawal proyek ini agar terhindar dari keterlambatan administrasi maupun celah penyimpangan anggaran. Menteri Dody menegaskan bahwa pemenuhan fasilitas belajar yang layak dan higienis bagi anak-anak di Lombok Utara merupakan prioritas yang tidak bisa ditunda, sejalan dengan visi Kabinet Merah Putih dalam mewujudkan pemerataan keadilan sosial di sektor pendidikan nasional.
Baca juga: Dari Ruang Kelas SMPN 111 Jakarta, Cita-Cita Besar Menggema di Hadapan Presiden Prabowo
“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah janji negara untuk masa depan generasi muda di Lombok Utara. Kami sangat berterima kasih atas dukungan taktis yang luar biasa dari rekan-rekan TNI. Pemerintah berkomitmen penuh untuk memastikan seluruh fasilitas ini selesai tepat waktu dengan standar mutu terbaik, sehingga anak-anak kita dapat segera belajar di ruang kelas yang aman, nyaman, dan berwibawa,” tegas Menteri Dody di sela-sela sidaknya.(Yonex)





