JEJAK-NEWS.COM-Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia memetakan arah kebijakan serta peran strategis kementerian koordinator baru yang dipimpinnya dalam pidato perdana di Jakarta. Menko Bahlil menegaskan bahwa fokus utama Kemenko Hilirisasi adalah menyinkronkan seluruh regulasi lintas sektor guna mempercepat integrasi rantai pasok industri dari hulu ke hilir sekaligus mengkaji skema moratorium untuk komoditas tertentu.
Dalam pemaparannya, Menko Bahlil menyampaikan bahwa sinkronisasi kebijakan interkementerian sangat vital untuk menghilangkan tumpang tindih aturan yang selama ini menghambat investasi dan proses pengolahan bahan mentah di dalam negeri. Kemenko Hilirisasi akan mengoordinasikan langkah-langkah strategis dengan kementerian teknis—seperti Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral, Perindustrian, Perdagangan, serta Lingkungan Hidup—agar ekosistem industri bernilai tambah tinggi dapat terbangun secara padu.
Selain sinkronisasi regulasi, Kemenko Hilirisasi juga tengah melakukan kajian mendalam terkait opsi penataan ulang hingga moratorium ekspor atau pembatasan izin baru untuk komoditas mineral dan sumber daya alam tertentu. Langkah kajian moratorium ini dipertimbangkan guna mengendalikan cadangan nasional, menjaga stabilitas harga komoditas global, serta memastikan kesiapan kapasitas olah industri domestik.
Pemerintah optimistis bahwa penataan fungsi koordinasi di bawah Kemenko Hilirisasi dan Investasi akan memperkuat kepastian hukum bagi para investor, mendorong terciptanya lapangan kerja berkualitas di berbagai daerah, serta memperkokoh kemandirian ekonomi nasional secara berkelanjutan.(Yusuf)





