JEJAK-NEWS.COM-Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) mendorong peningkatan kerja sama teknik militer dan pengembangan industri pertahanan dalam forum Pertemuan Komisi Bersama mengenai Kerja Sama Teknik Militer (Military-Technical Cooperation/MTC) Ke-17 antara Indonesia dan Rusia. Pertemuan strategis ini menjadi sarana penting untuk memperkuat kemitraan pertahanan bilateral kedua negara secara komprehensif.
Dalam sidang tersebut, delegasi Kemhan menekankan fokus kerja sama pada transfer teknologi (transfer of technology), riset bersama, serta peningkatan kapasitas produksi pertahanan dalam negeri. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah Indonesia untuk membangun kemandirian industri pertahanan nasional serta memodernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI.
Selain pembahasan pengadaan dan perawatan alutsista, kedua belah pihak turut mengevaluasi pelaksanaan kerja sama teknis yang telah berjalan, mencakup pemeliharaan suku cadang, pelatihan personel teknis, serta peluang kolaborasi dalam pameran dan forum pertahanan internasional. Rusia menyambut baik inisiatif tersebut dan berkomitmen memperluas kemitraan strategis yang saling menguntungkan.
Baca juga: Menhan Tekankan Pentingnya Bela Negara dan Patriotisme kepada Siswa Latsarmil Komcad
Pemerintah Indonesia optimistis bahwa hasil kesepakatan dalam MTC Ke-17 ini akan memperkokoh fondasi diplomasi pertahanan nasional, mendorong efisiensi alih teknologi pertahanan, serta memperkuat kesiapsiagaan TNI dalam menjaga kedaulatan NKRI.(Yusuf)





