JEJAK-NEWS.COM-Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia resmi menggelar program internasional bertajuk Indonesia–Pacific Cultural Connect 2026. Inisiatif strategis ini diselenggarakan sebagai langkah nyata untuk memperkuat tali kekerabatan, diplomasi kebudayaan, serta kolaborasi antar-komunitas seni dan budaya antara Indonesia dengan negara-negara di kawasan Pasifik.
Program yang melibatkan para seniman, akademisi, budayawan, dan perwakilan pemerintah dari berbagai negara Kepulauan Pasifik ini berfokus pada pertukaran warisan budaya bahari, seni pertunjukan tradisional, pelestarian bahasa daerah, serta diplomasi komunitas. Melalui ruang dialog interaktif dan lokakarya budaya, Indonesia–Pacific Cultural Connect 2026 menjadi wadah untuk mengeksplorasi kesamaan akar sejarah serta identitas budaya kawasan Austronesia dan Melanesia yang membentang di wilayah timur Indonesia hingga kawasan Pasifik Selatan.
Kementerian Kebudayaan menegaskan bahwa kekayaan budaya Indonesia bagian timur—seperti Papua, Maluku, Nusa Tenggara, dan Sulawesi—memiliki keterikatan historis serta tradisi kemaritiman yang sangat erat dengan masyarakat Pasifik. Penguatan jaringan kebudayaan ini diharapkan tidak hanya mendorong pemahaman lintas budaya yang lebih mendalam, tetapi juga membuka jalan bagi kerja sama pelestarian warisan budaya takbenda (intact cultural heritage) dan pengembangan industri kreatif berbasis kearifan lokal.
Melalui penyelenggaraan Indonesia–Pacific Cultural Connect 2026, Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk menjadikan diplomasi budaya sebagai jembatan perekat keharmonisan dan perdamaian di kawasan Pasifik. Langkah ini diproyeksikan dapat memperkokoh posisi Indonesia sebagai salah satu pusat peradaban kemaritiman dan kebudayaan dunia yang inklusif serta berkelanjutan.(Yusuf)





