JEJAK-NEWS.COM-Menteri Perindustrian (Menperin) M. Sarmuji menerima tawaran kerja sama strategis dari Pemerintah Federasi Rusia yang berfokus pada modernisasi industri pembuatan kapal penangkap ikan (fishing vessel) serta pengembangan sektor teknologi informasi (IT). Penawaran tersebut disampaikan dalam pertemuan bilateral yang bertujuan untuk memperkuat hubungan ekonomi manufaktur dan alih teknologi antara Indonesia dan Rusia.
Dalam pertemuan tersebut, Rusia menyatakan kesiapannya untuk mendukungan modernisasi armada perikanan Indonesia melalui transfer teknologi galangan kapal, peningkatkan kapasitas manufaktur kapal lokal, serta penyediaan teknologi sistem navigasi modern. Inisiatif ini dinilai sejalan dengan fokus pemerintah Indonesia dalam mengoptimalkan potensi ekonomi maritim serta menjamin efisiensi dan keamanan para nelayan nasional saat beroperasi di laut lepas.
Selain sektor maritim, Rusia juga menawarkan kolaborasi dalam pengembangan ekosistem IT dan keamanan siber (cybersecurity), integrasi perangkat lunak industri, serta solusi kecerdasan buatan (artificial intelligence) untuk sektor manufaktur nasional. Menperin Sarmuji menyambut positif peluang kerja sama tersebut dan menekankan pentingnya komitmen transfer pengetahuan (knowledge transfer) serta keterlibatan industri dalam negeri sebagai syarat utama kemitraan.
Kementerian Perindustrian akan menindaklanjuti tawaran ini dengan membentuk tim teknis guna mengkaji skema kemitraan yang paling menguntungkan bagi industri nasional. Sinergi ini diharapkan mampu mengakselerasi kemandirian industri maritim Indonesia, memperkuat struktur industri digital berbasis IT, serta membuka peluang investasi baru di sektor manufaktur bernilai tambah tinggi.(Yusuf)





