JEJAK-NEWS.COM-Kementerian Keuangan Republik Indonesia memperingati momentum bersejarah Hari Oeang Republik Indonesia yang ke-80 dengan menggelar berbagai rangkaian kegiatan refleksi dan penguatan kinerja aparatur sipil negara di bidang fiskal. Dalam arahannya, Menteri Keuangan menekankan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus terus dioptimalkan sebagai instrumen kebijakan fiskal yang tangguh, kredibel, dan berpihak penuh pada kepentingan rakyat.
Di tengah dinamika perekonomian global yang penuh ketidakpastian, peran APBN menjadi semakin krusial sebagai peredam kejut (shock absorber) sekaligus penggerak utama roda pembangunan nasional. Pengelolaan keuangan negara diarahkan secara pruden dan akuntabel guna mendukung berbagai program prioritas, mulai dari percepatan transformasi ekonomi, penguatan jaring pengaman sosial, hingga pemerataan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia.
Menteri Keuangan juga mengapresiasi dedikasi seluruh jajaran insan pengelola keuangan negara yang terus bekerja keras menjaga kesehatan fiskal nasional. Transformasi digital dalam sistem perpajakan, bea cukai, serta perbendaharaan negara terus didorong demi menciptakan pelayanan publik yang transparan, cepat, dan berintegritas tinggi.
Peringatan Hari Oeang ke-80 ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan bersama untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mengawal keuangan negara. Dengan pengelolaan fiskal yang sehat dan transparan, cita-cita besar mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia dapat segera tercapai.(Yusuf)




