JN-Menteri Agama (Menag) secara resmi melepas keberangkatan 391 jemaah haji kelompok terbang (kloter) pertama menuju Tanah Suci, Jumat (24/04/2026). Prosesi pelepasan yang berlangsung khidmat di asrama haji ini menandai dimulainya fase pemberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 1447 H/2026 M secara serentak di seluruh embarkasi.
Dalam sambutannya, Menag berpesan kepada para jemaah untuk senantiasa menjaga kondisi fisik mengingat perbedaan cuaca yang cukup ekstrem di Arab Saudi. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan saling bantu antarjemaah, terutama kepada jemaah lanjut usia (lansia).
“Hari ini, sebanyak 391 jemaah mengawali perjalanan suci. Saya titip pesan, fokuslah pada ibadah, jaga kesehatan, dan patuhi instruksi petugas di lapangan. Kami dari pemerintah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar bapak dan ibu dapat beribadah dengan tenang dan nyaman,” ujar Menag di hadapan para jemaah.
Baca juga: Tingkatkan Kualitas Spiritual, Pegawai Umat Protestan Kemhan Gelar Perayaan Paskah 2026.
Tahun ini, pemerintah kembali mengusung tema “Haji Ramah Lansia” dengan memperkuat jumlah petugas pendamping dan fasilitas yang memudahkan pergerakan jemaah di Makkah maupun Madinah. Seluruh jemaah dalam kloter pertama ini dinyatakan telah memenuhi syarat kesehatan (istitha’ah) dan dokumen perjalanan yang lengkap.
Pemberangkatan kloter pertama ini akan segera diikuti oleh gelombang berikutnya dari berbagai embarkasi di seluruh Indonesia. Pemerintah berharap seluruh proses operasional haji tahun ini dapat berjalan lancar tanpa kendala teknis yang berarti, guna mewujudkan haji yang mabrur bagi seluruh warga negara Indonesia.(Yonex)
Baca juga: Respon PP Tunas: Kemenag Masifkan Program Literasi Digital di Madrasah dan Pesantren





