JN-Jajaran pejabat teras, prajurit TNI, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118. Upacara khidmat ini digelar secara langsung di lapangan utama Kantor Kemhan, Jakarta, pada Rabu (20/5/2026).
Peringatan Harkitnas ke-118 tahun ini mengusung esensi penting mengenai pentingnya ketangguhan hulu ke hilir dalam menghadapi tantangan zaman modern. Di tengah dinamika geopolitik global yang kian kompleks, momentum kebangkitan nasional dimaknai oleh Kemhan sebagai pemantik untuk terus memperkuat fondasi pertahanan negara, kemandirian teknologi militer, serta penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berkarakter bela negara.
Dalam amanat menteri yang dibacakan oleh inspektur upacara, ditegaskan bahwa semangat Boedi Oetomo pada tahun 1908 harus tetap hidup di dalam sanubari setiap personel pertahanan. Kebangkitan nasional era digital saat ini menuntut seluruh elemen Kemhan untuk terus berinovasi, adaptif, serta menjaga integritas tinggi demi mengawal kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Baca juga: Gubernur Andra Soni Instruksikan OPD Responsif dan Sukseskan Program Presiden Prabowo
Upacara yang berlangsung tertib dan penuh nasionalisme ini diisi dengan pengibaran bendera Merah Putih, mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa, serta pembacaan naskah Pancasila dan UUD 1945. Melalui refleksi historis ini, Kemhan berkomitmen penuh untuk menyinkronkan gerak langkah pertahanan militer dengan pembangunan ekonomi kerakyatan demi mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan berwibawa di kancah internasional.(Yonex)





