JEJAK-NEWS.COM-Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa proses transisi penugasan impor minyak dan gas (migas) melalui Lemigas saat ini masih berjalan dan dipastikan tidak menggunakan sepeser pun dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kebijakan ini diambil untuk menjaga efisiensi anggaran negara sekaligus memastikan tata kelola energi nasional tetap berjalan secara transparan dan akuntabel.
Dalam keterangannya di Jakarta, Bahlil menjelaskan bahwa langkah penugasan kepada Lemigas merupakan bagian dari tahap penataan ulang tata kelola niaga migas agar lebih terintegrasi. Pemerintah berkomitmen penuh agar pembiayaan operasional maupun proses transisi tersebut ditopang secara mandiri melalui mekanisme korporasi yang profesional, sehingga beban fiskal negara tetap terjaga dengan aman di tengah berbagai tantangan global.
Kementerian ESDM terus berkoordinasi secara intensif dengan seluruh pemangku kepentingan terkait guna memastikan kelancaran pasokan energi nasional tanpa mengganggu stabilitas keuangan negara. Evaluasi berkala terus dilakukan agar transisi pengalihan ini dapat berjalan mulus serta memberikan kepastian hukum dan operasional bagi sektor energi di tanah air.
Baca juga: Minerba Convex 2026 Digelar 2–3 November, Hadirkan Klinik RKAB hingga Zona Edukasi Anak untuk Publik
Pemerintah berharap langkah strategis ini mampu memperkuat ketahanan energi nasional serta mengoptimalkan peran lembaga riset dan teknologi di bawah Kementerian ESDM dalam mendukung kemandirian bangsa di sektor migas ke depan.(Yusuf)




