JEJAK-NEWS.COM-Presiden Prabowo Subianto secara resmi menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tahun 2026 yang diselenggarakan di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Mengusung tema besar “Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia”, forum strategis ini mempertemukan unsur pemerintah pusat, pimpinan kementerian, lembaga tinggi negara, otoritas jasa keuangan, serta kepala daerah dari seluruh penjuru tanah air guna mengokohkan sinergi perluasan inklusi keuangan nasional.
Dalam laporan utamanya, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, memaparkan bahwa keberadaan TPAKD telah mencakup 552 tim yang tersebar secara merata di seluruh tingkat provinsi, kabupaten, and kota di Indonesia. Berdasarkan hasil survei nasional kolaborasi OJK, BPS, and LPS, tingkat literasi keuangan nasional pada tahun 2026 telah menembus angka 69 persen, sementara indeks inklusi keuangan berhasil melampaui 93 persen—capaian yang bahkan telah melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2029.
Presiden Prabowo Subianto dalam arahannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada OJK, Bank Indonesia, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan yang konsisten membangun dan mengoptimalkan kelembagaan TPAKD. Kepala Negara menilai pencapaian pembentukan lembaga percepatan di seluruh daerah ini sebagai fondasi kelembagaan yang sangat membanggakan dalam mendongkrak perekonomian akar rumput.
Baca juga: Wamenkeu Nurkholisoh Tegaskan Pentingnya Keadilan Pajak di Era Ekonomi Digital dan Kripto
Kepala Negara juga menyoroti keberagaman para penerima manfaat dari berbagai sektor ekonomi kerakyatan, mulai dari pengemudi transportasi daring, petani, nelayan, pelaku UMKM, pedagang pasar, hingga para santri. Kehadiran para penerima manfaat tersebut membuktikan bahwa perluasan layanan keuangan formal telah menyentuh seluruh lapisan masyarakat secara inklusif dan berkeadilan.(Yusuf)





