JEJAK-NEWS.COM-Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengajak seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) untuk meneladan pemikiran serta rekam jejak perjuangan Pahlawan Nasional Profesor Mochtar Kusumaatmadja. Dalam pengarahannya, Menteri PANRB menekankan bahwa daya tawar dan diplomasi suatu bangsa yang tangguh di kancah internasional pada dasarnya bertumpu pada tata kelola institusi pemerintahan dalam negeri yang solid, profesional, dan berintegritas.
Profesor Mochtar Kusumaatmadja dikenal sebagai tokah legendaris hukum internasional dan mantan Menteri Luar Negeri yang berhasil memperjuangkan konsep Negara Kepulauan (Archipelagic State) melalui Deklarasi Djuanda hingga diakui oleh dunia internasional dalam Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS). Menteri PANRB menyoroti bahwa pencapaian historis tersebut tidak lepas dari kepemimpinan institusional yang berbasis pada riset mendalam, koordinasi antarlembaga yang terintegrasi, serta tata kelola administrasi negara yang akuntabel.
Menteri PANRB menambahkan bahwa tantangan geopolitik dan tata kelola global saat ini menuntut birokrasi Indonesia untuk terus melakukan akselerasi reformasi birokrasi. Penguatan kapasitas kelembagaan, digitalisasi sistem pemerintahan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) ASN menjadi syarat mutlak agar seluruh instansi pemerintah mampu mendukung visi diplomasi, kedaulatan, dan daya saing ekonomi nasional di mata dunia.
Melalui spirit keteladanan Mochtar Kusumaatmadja, seluruh kementerian dan lembaga didorong untuk memperkuat fondasi kelembagaan masing-masing melalui budaya kerja yang responsif dan inovatif. Institusi pemerintahan yang kuat dan transparan dipastikan akan menjadi pilar utama dalam menjaga kepentingan nasional serta memperkokoh posisi Indonesia di panggung diplomasi internasional.(Yusuf)





