Bayi Prematur Selamat di Tengah Gempa Nagekeo, Kemenkes Prioritaskan Penyelamatan Pasien

JEJAK-NEWS.COM-Suasana kepanikan sempat menyelimuti fasilitas kesehatan di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), saat guncangan gempa bumi melanda wilayah tersebut. Di tengah kepungan guncangan yang mengancam keselamatan, sebuah keajaiban kecil terjadi tatkala seorang bayi yang lahir secara prematur berhasil dievakuasi dengan selamat dari ruang perawatan intensif oleh tim medis yang bertugas.

Proses evakuasi berlangsung secara cepat dan penuh kehati-hatian. Bayi yang masih sangat bergantung pada peralatan medis penunjang hidup tersebut langsung diamankan oleh petugas kesehatan yang sigap merespons situasi darurat. Tanpa mengabaikan prosedur medis standar, tim di lapangan berhasil memindahkan sang bayi beserta inkubator portabel dan tabung oksigen darurat menuju titik kumpul yang jauh dari potensi keruntuhan bangunan.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia merespons cepat insiden ini dengan menegaskan bahwa prioritas tertinggi saat ini adalah keselamatan seluruh pasien dan tenaga medis yang berada di fasilitas kesehatan terdampak gempa. Kemenkes langsung menginstruksikan pendataan cepat terhadap infrastruktur rumah sakit serta puskesmas guna memetakan tingkat kerusakan dan kebutuhan logistik darurat.

Baca juga: Kemenkes Siapkan Rumah Sakit Lapangan di Ruteng, Dilengkapi Ruang Operasi dan 100 Tempat Tidur

Direktur Pelayanan Kesehatan Kemenkes menyatakan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan bersama Dinas Kesehatan Provinsi NTT dan Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo. Langkah antisipatif mencakup penyiapan tenda medis darurat, pengiriman bantuan alat kesehatan vital, serta jaminan ketersediaan pasokan listrik cadangan untuk menunjang alat penunjang kehidupan pasien kritis, khususnya kelompok rentan seperti bayi prematur, balita, dan lansia.

Selain pemenuhan kebutuhan fisik dan medis, Kemenkes juga menerjunkan tim penanganan trauma (trauma healing) untuk memberikan pendampingan psikologis bagi para pasien dan petugas kesehatan yang mengalami kepanikan saat bencana berlangsung. Langkah komprehensif ini diharapkan dapat menjaga kualitas pelayanan kesehatan di Nagekeo tetap optimal di tengah situasi pascabencana.(Yusuf)

Baca juga: Tanggap Darurat Gempa M7,7 NTT: Kemenkes Kerahkan Tim Medis, Aktifkan HEOC, dan Percepat Pemulihan Layanan Kesehatan di Wilayah Terdampak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu