JN-Menteri Lingkungan Hidup (LH) menegaskan bahwa pelaksanaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) periode 2024–2025 menjadi momentum besar bagi transformasi industri nasional. Pemerintah mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk melakukan lompatan besar menuju standar operasional berkelas dunia yang mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam inti bisnis.
Dalam pengumuman tahapan terbaru PROPER, ditekankan bahwa penilaian tidak lagi hanya sekadar kepatuhan terhadap regulasi (compliance), tetapi lebih kepada bagaimana industri mampu menciptakan inovasi dalam efisiensi energi, penurunan emisi, dan pengelolaan limbah yang sirkular. Transformasi ini dianggap krusial agar produk-produk Indonesia memiliki daya saing tinggi di pasar global yang kini semakin menuntut standar lingkungan yang ketat.
Menteri LH menyampaikan bahwa perusahaan yang berhasil meraih peringkat emas merupakan pionir dalam penerapan ekonomi hijau di Indonesia. Mereka diharapkan menjadi inspirasi bagi sektor industri lainnya untuk beralih dari praktik bisnis konvensional menuju praktik yang lebih ramah lingkungan dan bertanggung jawab secara sosial, guna mendukung target Net Zero Emission nasional.
Baca juga: KLH Buka Pendaftaran Kalpataru 2026, Cari Pejuang Lingkungan Inspiratif dari Seluruh Indonesia
Selain aspek ekologi, PROPER periode ini juga menyoroti peran industri dalam pemberdayaan masyarakat sekitar melalui program pengembangan komunitas yang berkelanjutan. Dengan sinergi antara inovasi teknologi dan kepedulian lingkungan, sektor industri Indonesia optimis dapat memimpin transformasi hijau di kawasan regional sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian bumi.(Yonex)







