Sasar Pengunjung CFD Jakarta, Ditjen Imigrasi Permudah Pengurusan Paspor Tanpa Ganggu Jam Kerja

JN-Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) melakukan terobosan pelayanan publik dengan menghadirkan layanan pengurusan paspor langsung di area Car Free Day (CFD) Jakarta. Langkah jemput bola ini diambil sebagai wujud nyata dari komitmen “Imigrasi untuk Rakyat” yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada kemudahan pemenuhan dokumen keimigrasian bagi masyarakat luas.

Inovasi pelayanan yang digelar pada akhir pekan ini sengaja membidik kawasan jalur hijau Sudirman–Thamrin yang menjadi pusat konsentrasi massa. Kehadiran stan pelayanan khusus ini langsung diserbu oleh ratusan warga Jakarta yang memanfaatkan momentum olahraga pagi untuk sekaligus mengurus dokumen perjalanan mereka.

Layanan paspor di arena CFD ini memfasilitasi permohonan paspor baru maupun penggantian paspor habis masa berlaku, baik untuk paspor biasa maupun paspor elektronik (e-paspor). Sistem pendaftaran dan verifikasi berkas dikoneksikan secara langsung melalui perangkat seluler keimigrasian untuk menjamin proses yang cepat dan transparan.

Baca juga: Pemkot Tangerang Sosialisasikan Layanan Sedot Tinja Resmi demi Jaga Sanitasi Lingkungan Sektor Usaha

“Kehadiran kami di area CFD Jakarta hari ini adalah manifestasi konkret dari arahan pemerintah untuk menghadirkan pelayanan publik yang melayani dan merakyat. Kami memahami kesibukan warga ibu kota pada hari kerja, oleh karena itu kami yang turun langsung menjemput bola ke lapangan di sela waktu santai mereka,” ungkap perwakilan Ditjen Imigrasi, Minggu (24/5/2026).

Masyarakat yang memanfaatkan layanan ini memberikan apresiasi tinggi karena dinilai memangkas birokrasi dan waktu antrean di kantor imigrasi konvensional pada hari kerja. Selain proses pengurusan paspor, stan Ditjen Imigrasi juga menyediakan meja konsultasi edukatif terkait aplikasi M-Paspor, visa, serta aturan keimigrasian terbaru bagi warga negara asing.

Ditjen Imigrasi menegaskan bahwa program serupa akan terus dievaluasi dan dikembangkan di berbagai kota besar lainnya di Indonesia. Dengan memanfaatkan ruang-ruang publik yang strategis, imigrasi berkomitmen untuk terus meruntuhkan sekat jarak administratif demi mewujudkan tata kelola pelayanan publik yang inklusif, modern, dan akuntabel.(Yonex)

Baca juga: Tingkatkan Keamanan Berkendara, Pemkot Tangerang Rampungkan Perbaikan 195 Segmen Jalan dalam Sebulan

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu