JN-Sektor pariwisata berbasis olahraga (sport tourism) di Indonesia diproyeksikan bakal semakin menggeliat seiring dengan diluncurkannya rangkaian agenda nasional Geopark Run Series 2026-2027. Rangkaian ajang lari maraton berskala nasional ini dirancang secara khusus untuk mengangkat keunikan serta daya tarik warisan geologi (geopark) tanah air, sekaligus menjadi stimulus taktis dalam mendongkrak perekonomian masyarakat di berbagai daerah.
Geopark Run Series ini tidak hanya berfokus pada aspek kompetisi olahraga semata, melainkan mengusung konsep ramah lingkungan (eco-friendly) dan konservasi alam. Para pelari dari dalam dan luar negeri akan disuguhkan rute-rute menantang dengan latar belakang pemandangan alam ikonik, situs warisan bumi, serta kekayaan budaya lokal yang melekat di masing-masing kawasan geopark nasional maupun dunia (UNESCO Global Geopark).
Pihak penyelenggara yang bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta pemerintah daerah terkait menekankan bahwa penunjukan lokasi perhelatan didasarkan pada kesiapan infrastruktur dan potensi dampak ekonomi berantai (multiplier effect) yang bisa dihasilkan bagi ekosistem lokal.
Baca juga: Wamenpar Ni Luh Puspa Perkuat Standar Keselamatan dan Konektivitas Bahari di DXI 2026
“Geopark Run Series 2026-2027 adalah wujud nyata dari strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan. Lewat ajang ini, kami ingin mempromosikan kekayaan geologi Indonesia yang luar biasa ke panggung dunia, sekaligus memastikan pergerakan ribuan peserta ini mampu menghidupkan sektor perhotelan, transportasi, kuliner, dan kerajinan tangan lokal,” ungkap perwakilan komite penyelenggara dalam siaran persnya, Senin (25/5/2026).
Sepanjang kalender kegiatan tahun 2026 hingga 2027, ajang ini ditargetkan menyambangi sejumlah kawasan geopark unggulan di tanah air. Di setiap serinya, pihak panitia berkomitmen untuk melibatkan ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan stan khusus produk lokal di area race village.
Selain penguatan ekonomi, panitia juga menyisipkan agenda edukasi lingkungan berupa penanaman pohon bersama dan kampanye pengurangan sampah plastik di sepanjang jalur lintasan lari. Langkah intervensi ini diambil guna menumbuhkan kesadaran kolektif para peserta dan masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian situs warisan bumi secara berkelanjutan.
Baca juga: Bus Jawara Kota Tangerang Hadirkan Pengalaman 'Hop-On Hop-Off' Gratis Pertama di Banten
Melalui sinergi lintas sektoral yang kuat, Geopark Run Series 2026-2027 diharapkan tidak hanya sukses menelurkan atlet-atlet lari berbakat, tetapi juga menjadi motor penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif serta penguatan citra pariwisata Indonesia di mata internasional.(Yonex)





