JEJAK-NEWS.COM-Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan, mendorong para pelaku usaha kerajinan tangan (kriya) di wilayahnya untuk terus memperkuat karakter dan identitas unik pada setiap karya produk yang dihasilkan. Penguatan identitas visual, ciri khas lokal, serta kualitas keahlian (craftsmanship) dinilai menjadi kunci utama agar produk UMKM Tangsel mampu menembus pasar nasional hingga mancanegara.
Hal tersebut disampaikan Pilar saat membuka agenda pembinaan dan fasilitasi pengembangan subsektor kriya bersama para pelaku ekonomi kreatif se-Kota Tangerang Selatan. Menurutnya, di tengah persaingan industri kreatif yang semakin kompetitif, produk kriya tidak hanya mengandalkan nilai estetika semata, tetapi juga harus memiliki nilai cerita (storytelling), keunggulan bahan baku, serta daya tahan produk yang konsisten.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan secara komprehensif bagi para perajin lokal. Dukungan Pemkot mencakup fasilitasi pelatihan desain, kemudahan akses legalitas dan sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI), bantuan digitalisasi pemasaran, hingga penyediaan ruang pamer (geleri ekshibisi) pada event-event promosi daerah maupun nasional.
Pemkot Tangsel optimistis bahwa dengan karakter produk yang semakin kuat dan berdaya saing tinggi, subsektor kriya akan menjadi salah satu tulang punggung pertumbuhan ekonomi kreatif daerah yang mampu menyerap tenaga kerja lokal serta memperluas jangkauan pasar ekspor.(Yusuf)





