JEJAK-NEWS.COM-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mengambil langkah strategis dalam memperkuat struktur rantai pasok bahan baku industri nasional, salah satunya dengan mengembangkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor industri berbasis bambu. Upaya ini ditujukan untuk mengoptimalkan potensi bambu sebagai bahan baku ramah lingkungan yang melimpah sekaligus meningkatkan nilai tambah produk olahannya di pasar domestic maupun ekspor.
Kemenperin menekankan bahwa penguatan SDM menjadi kunci utama dalam mentransformasi pengolahan bambu tradisional menuju industri modern berdaya saing tinggi. Melalui berbagai program pelatihan teknis, pendampingan teknologi, dan sertifikasi kompetensi, para pelaku usaha serta tenaga kerja diberikan pemahaman mendalam mengenai teknik pemanenan yang berkelanjutan, pengolahan pascapanen, hingga standarisasi mutu produk olahan bambu.
Langkah pengembangan SDM ini juga dirancang untuk mengintegrasikan ekosistem industri bambu dari hulu ke hilir. Dengan ketersediaan bahan baku yang terjamin serta dukungan tenaga kerja yang terampil, industri pengolahan bambu diyakini mampu menyuplai kebutuhan berbagai sektor turunan, seperti industri bahan bangunan, furnitur, kerajinan, hingga tekstil berbasis serat alami.
Pemerintah optimistis bahwa penguatan SDM dan rantai pasok industri bambu tidak hanya akan mendongkrak daya saing industri hijau nasional, tetapi juga membuka peluang lapangan kerja baru dan memicu pertumbuhan ekonomi berbasis komoditas lokal di berbagai daerah.(Yusuf)





