JEJAK-NEWS.COM-Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menegaskan pentingnya langkah akselerasi yang masif menyusul angka serapan anggaran kementerian yang saat ini masih berada di kisaran 44 persen. Percepatan ini dinilai krusial guna memastikan seluruh program pembangunan dan renovasi perumahan bagi masyarakat dapat segera direalisasikan tepat waktu demi mengejar target pembangunan nasional.
Dalam arahannya kepada jajaran internal kementerian, Menteri PKP meminta agar setiap satuan kerja meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pencairan maupun pengelolaan dana program. Hambatan-hambatan administratif yang kerap memperlambat proses eksekusi proyek di lapangan harus segera diselesaikan melalui koordinasi lintas sektor yang lebih proaktif.
“Serapan anggaran yang ada saat ini harus segera kita dorong peningkatannya. Program perumahan rakyat menyangkut hajat hidup orang banyak, sehingga percepatan eksekusi di lapangan tanpa mengabaikan prinsip akuntabilitas menjadi prioritas utama kita,” ujar Menteri PKP dalam keterangannya di Jakarta.
Pemerintah berkomitmen untuk terus menggenjot pembangunan hunian layak huni, termasuk program rumah subsidi, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta penataan kawasan permukiman kumuh di berbagai daerah. Dengan sisa tahun anggaran yang berjalan, optimalisasi penyerapan anggaran diyakini mampu memberikan multiplier effect yang positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan penyerapan tenaga kerja di sektor konstruksi.
Kementerian PKP optimistis target kinerja hingga akhir tahun dapat tercapai secara maksimal seiring dengan komitmen kuat dari seluruh jajaran birokrasi untuk bekerja lebih cepat, tepat sasaran, dan berorientasi pada hasil nyata bagi kesejahteraan masyarakat.(Yusuf)
Baca juga: Percepatan Perundingan IEU-CEPA: Strategi Menko Airlangga Gebrak Pasar Ekspor Eropa





