TANGERANG — JEJAK-NEWS.COM,Sebuah langkah taktis diambil pemerintah daerah demi menyelamatkan marwah olahraga prestasi di Tanah Jawara. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang secara resmi membuka pintu diplomasi olahraga dengan menindaklanjuti rencana peminjaman venue olahraga bagi Kota Tangerang Selatan selaku tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
Langkah ini bukan sekadar bantuan logistik nasional. Ini adalah manifestasi nyata dari kedewasaan birokrasi, di mana batas-batas administratif dilebur demi satu tujuan: kesuksesan kompetisi tertinggi di Provinsi Banten.
Diplomasi Infrastruktur dan Kesiapan Fisik
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang, menuturkan bahwa koordinasi intensif telah dijalin bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan. Pertemuan strategis tersebut dirancang untuk memetakan fasilitas olahraga milik Pemkot Tangerang yang memenuhi kualifikasi ketat untuk diadopsi selama ajang multi-event itu berlangsung.
”Kami telah membuka pembicaraan lebih lanjut bersama Pemkot Tangerang Selatan dan KONI Kota Tangerang Selatan sebagai tuan rumah untuk membahas kemungkinan kerja sama peminjaman sejumlah venue olahraga selama PORPROV VII Banten 2026 nanti,” ujar Kaonang pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Langkah akomodatif ini didasari oleh realitas bahwa Kota Tangerang memiliki rekam jejak panjang dalam mengelola infrastruktur olahraga pasca-menjadi tuan rumah Porprov VI silam. Sederet venue di kota ini tercatat telah mengantongi sertifikasi mutu yang kerap digunakan untuk menghelat kejuaraan berstandar nasional hingga internasional.
Kendati lampu hijau telah diberikan, penentuan titik-titik lokasi pertandingan masih berada dalam fase kurasi mendalam. Panitia penyelenggara dari Tangerang Selatan kini tengah melakukan kalkulasi spasial dan teknis sebelum mengetuk palu final.
“Sementara ini belum ada kepastian venue olahraga apa saja yang akan dipinjam, namun setelah pembicaraan kemarin pihak panitia tuan rumah akan mencari venue olahraga mana saja yang memungkinkan untuk digunakan karena pastinya akan mempertimbangkan kualitas infrastruktur, akses dan jaraknya dari Kota Tangerang Selatan,” tambah Kaonang secara mendetail.
Secara kalkulasi makro, PORPROV VII Banten 2026 diproyeksikan menjadi panggung megah yang mempertandingkan sedikitnya 60 cabang olahraga. Dengan jadwal pelaksanaan yang telah dikunci pada 15-23 November 2026, tekanan waktu ini menuntut efisiensi logistik tinggi—sebuah alasan rasional mengapa memanfaatkan fasilitas eksisting yang matang di Kota Tangerang adalah pilihan paling logis dibanding memaksakan pembangunan infrastruktur baru yang belum tentu rampung tepat waktu.
Reporter: Mulkan Siregar| Editor: ARMY





