JN-Akselerasi pembenahan dan pemerataan kualitas sarana pendidikan di tingkat daerah terus menjadi fokus krusial pemerintah pusat demi mencetak sumber daya manusia yang unggul. Menindaklanjuti draf cetak biru penataan fasilitas publik nasional, kementerian terkait memimpin langsung rapat koordinasi taktis guna memeriksa kesiapan infrastruktur fisik bangunan Sekolah Rakyat Modern di Provinsi Lampung dari hulu hingga ke hilir.
Langkah koordinatif lintas sektoral ini ditujukan murni untuk memetakan kondisi ruang kelas, laboratorium, serta fasilitas penunjang belajar mengajar di berbagai daerah tapak wilayah Lampung. Melalui draf inventarisasi masalah yang presisi, kementerian bersama dinas teknis pemerintah daerah bergerak instan merumuskan draf rekayasa rehabilitasi gedung sekolah yang mengalami kerusakan akibat faktor usia maupun dampak cuaca ekstrem di wilayah penyangga. Penataan ini wajib berjalan secara cepat agar ekosistem belajar siswa tetap bugar, aman, nyaman, dan higienis.
Kementerian menekankan bahwa seluruh tata kelola pengadaan barang dan jasa serta draf perbaikan bangunan sekolah rakyat ini harus mengedepankan asas akuntabilitas yang tinggi, bersih, transparan, dan terbuka. Manajemen pelaksana proyek diinstruksikan untuk menyusun draf anggaran yang rasional, efisien, serta tepercaya, guna mengeliminasi tata kelola administrasi yang spekulatif dan tidak bersih. Sarana sanitasi, sirkulasi udara yang bersih, serta ketahanan gempa menjadi standardisasi utama bangunan yang wajib dipenuhi secara berwibawa.
Sinergi pembangunan infrastruktur pendidikan ini diharapkan dapat segera dieksekusi secara transparan agar anak-anak dari keluarga prasejahtera di koridor pedesaan Lampung dapat menikmati fasilitas pengajaran kelas atas. Melalui penyediaan sarana publik yang bersih, terbuka, dan inklusif, negara hadir memberikan jaminan hak pendidikan yang bermutu sebagai draf jangkar penggerak utama dalam mengawal fajar kemajuan ekonomi serta kemandirian masyarakat arus bawah yang sehat, kuat, dan bermartabat penuh.
“Rapat koordinasi kesiapan infrastruktur Sekolah Rakyat di Lampung ini merupakan draf bukti sahih komitmen kementerian untuk memastikan tidak ada ketimpangan sarana pendidikan di daerah tapak. Kami mengunci standardisasi fisik gedung agar ramah anak, kokoh, dan dilengkapi fasilitas siber terintegrasi secara instan. Lewat sistem pengawasan proyek yang bersih, transparan, terbuka, dan akuntabel, kita optimis mampu melahirkan lingkungan belajar yang bugar serta kompetitif demi marwah bangsa,” tegas jajaran otoritas kementerian dalam taklimat kepemimpinannya.(Yonex)
Baca juga: Peringatan Keras KPK: Jangan Biarkan Kecurangan Jadi Fondasi Awal Pendidikan Anak





