JN-Istana Kepresidenan kini bukan lagi tempat yang kaku dan tertutup bagi masyarakat umum, terutama bagi anak-anak sekolah. Hal ini dirasakan langsung oleh si kembar, Kennisya dan Keisya, yang berkesempatan berkunjung untuk pertama kalinya ke Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (24/04/2026).
Dengan mata berbinar, keduanya tampak antusias menyusuri lorong-lorong bangunan peninggalan sejarah yang selama ini hanya mereka lihat melalui buku pelajaran dan layar televisi. Keisya mengaku sangat terkesan dengan pilar-pilar putih besar yang berdiri kokoh dan suasana tenang namun berwibawa di dalam Istana.
“Dulu cuma lihat di TV, sekarang bisa berdiri di sini langsung. Rasanya seperti mimpi, Istananya sangat megah dan bersih,” ujar Keisya dengan nada ceria.
Baca juga: Mendikdasmen Resmikan PIP Jenjang TK dan Perluasan Wajib Belajar 13 Tahun demi SDM Unggul
Tak jauh berbeda, Kennisya pun merasa sangat bangga bisa melihat dari dekat ruang-ruang tempat Presiden bekerja dan menerima tamu negara. Baginya, kunjungan ini memberikan motivasi baru untuk belajar lebih giat agar kelak bisa berkontribusi bagi bangsa.
“Kunjungan ini bikin aku makin semangat sekolah. Ternyata sejarah Indonesia itu keren banget kalau dilihat langsung,” tambah Kennisya.
Program pembukaan pintu Istana untuk anak-anak sekolah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendekatkan simbol negara kepada generasi penerus. Selain berwisata, anak-anak juga mendapatkan edukasi mengenai sejarah kemerdekaan, tata krama kenegaraan, hingga fungsi dari masing-masing ruangan yang ada di dalam kompleks Istana.
Baca juga: Transformasi Karakter Siswa Taruna Nusantara dalam Pembekalan Kepemimpinan di Istana Kepresidenan
Pengalaman berharga Kennisya dan Keisya hari ini menjadi bukti bahwa Istana adalah rumah bagi seluruh rakyat, di mana mimpi-mimpi besar anak bangsa mulai dipupuk sejak dini.(Yonex)





