JN-Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa hasil lawatannya ke Eropa harus segera ditindaklanjuti dengan penguatan internal dan percepatan proyek-proyek strategis di dalam negeri. Dalam Rapat Terbatas (Ratas) yang dihadiri oleh para menteri koordinator dan menteri teknis, Presiden menekankan pentingnya efisiensi birokrasi dan sinkronisasi data agar program pemerintah dirasakan langsung oleh masyarakat. “Saya baru saja kembali dari Eropa, dan ketertarikan investor global terhadap Indonesia sangat tinggi. Namun, minat itu harus kita sambut dengan kesiapan infrastruktur dan kemudahan regulasi di dalam negeri. Saya minta semua PSN yang sedang berjalan segera diakselerasi,” ujar Presiden Prabowo. Beberapa isu utama yang dibahas dalam Ratas tersebut meliputi kedaulatan pangan melalui optimalisasi food estate, percepatan hilirisasi industri untuk meningkatkan nilai tambah ekspor, serta pembangunan infrastruktur konektivitas yang mendukung kawasan industri dan pariwisata. Selain itu, Presiden juga menyoroti pentingnya perlindungan sosial dan penguatan ekonomi kerakyatan sebagai bantalan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia meminta jajarannya untuk memastikan bahwa investasi yang masuk dari hasil kunjungan luar negeri dapat menyerap tenaga kerja lokal secara maksimal dan melibatkan pelaku UMKM di daerah. Ratas ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah ingin menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional tetap stabil di angka yang optimis, sekaligus memastikan kedaulatan nasional tetap terjaga di berbagai lini pembangunan.(Yonex)







