Semester Pertama 2026, Pemkot Tangerang Rampungkan Penambalan 1.024 Titik Jalan, Jalur Bandara Jadi Prioritas

Dinas PUPR Kota Tangerang melakukan pengaspalan jalan dengan hotmix di jalur utama kota.
Upaya menjamin keselamatan berkendara, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) merampungkan pemeliharaan jalan seluas 34.533,8 meter persegi sepanjang Januari hingga Juni 2026, Selasa (21/7/2026).
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam menggenjot kelayakan infrastruktur jalan raya sepanjang paruh pertama tahun 2026 membuahkan hasil signifikan. Berdasarkan data rekapitulasi performa wilayah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) berhasil menuntaskan pemeliharaan dan perbaikan jalan yang tersebar di 1.024 titik strategis. Langkah intervensi fisik ini diambil guna memulihkan mobilitas ekonomi warga sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat kerusakan jalan. 
TANGERANGJejak News, Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengungkapkan bahwa total luasan jalan yang berhasil dipulihkan selama periode Januari hingga Juni 2026 mencapai 34.533,8 meter persegi. Operasi penambalan berskala masif ini diklaim sebagai bukti kehadiran negara dalam merespons cepat setiap keluhan masyarakat yang masuk ke meja birokrasi.
”Kami memastikan, upaya perbaikan bisa terus digencarkan hampir setiap hari untuk merespons langsung keluhan masyarakat sekaligus memastikan kondisi infrastruktur jalan di semua wilayah bisa dilalui dengan aman dan nyaman,” papar Taufik saat memaparkan capaian semester satu, Selasa (21/7/2026).
Metode pengerjaan di lapangan disesuaikan secara dinamis dengan tingkat kerusakan dan kelas jalan. DPUPR menerapkan kombinasi pelapisan ulang menggunakan aspal instan panas (hotmix) untuk jalan protokol, hingga pemasangan interblok (paving block) pada koridor jalan lingkungan dan pemukiman warga. 
Sasar Tiga Koridor Utama Urat Nadi Logistik Regional
Dalam peta kerja penanganan infrastruktur tersebut, DPUPR memprioritaskan rekonstruksi pada tiga ruas jalan utama yang menjadi jantung konektivitas antar-wilayah. Pertama, Jalan Raya M. Toha, yang menjadi jalur utama penghubung arus logistik industri antara Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang via lintas Pasar Kemis.
Kedua, Jalan Raya HOS Cokroaminoto di Ciledug, yang berfungsi sebagai jalur komuter utama pembelah kemacetan dari wilayah penyangga menuju pusat metropolitan Jakarta. Ketiga, Jalan Husein Sastranegara, sebuah rute vital yang mengalirkan pergerakan orang dan barang menuju gerbang penerbangan internasional Bandara Soekarno-Hatta.
”Sampai saat ini proses perbaikan jalan masih terus berlangsung di sejumlah wilayah yang mengalami kerusakan cukup parah. Mulai dari jalan kota sampai jalan lingkungan dengan fokus perbaikan berupa penambalan jalan menggunakan hotmix sampai paving block sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan,” urai Taufik menambahkan. 
Menatap paruh kedua tahun anggaran 2026, Pemkot Tangerang dipastikan tidak akan menurunkan ritme kerja lapangan. Dinas PUPR telah mengantongi dokumen pemetaan mengenai ruas jalan lingkungan dan arteri yang masuk dalam daftar prioritas daerah. Targetnya adalah melakukan peningkatan kualitas jalan dengan proyek rekonstruksi skala besar agar daya tahan infrastruktur aspal bertahan lebih lama saat menghadapi siklus cuaca ekstrem di masa mendatang
Reporter: Inka Indrianiska, Editor: Ismail Saleh

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu